Terhitung sejak tahun 2022, pagelaran konser K-Pop kembali mewarnai Indonesia setelah tiga tahun terakhir tertunda akibat pandemi Covid-19. Banyak grup K-Pop yang berbondong-bondong mengisi jadwal konsernya di Indonesia. Hal ini justru menjadi kesempatan emas bagi para promotor event, termasuk PT Dyandra dan iMe Indonesia.

PT Dyandra dan iMe Indonesia merupakan dua perusahaan berbeda yang sama-sama menjadi promotor dalam  mengelola tempat (venue) untuk beberapa acara . Lalu, bagaimana tanggapan para penggemar grup K-Pop mengenai pengalaman mereka saat menghadiri konser yang sedang berlangsung?

Menurut media yang beredar, PT Dyandra sukses menyelenggarakan lebih dari 1000 event sejak tahun 1994. Dengan pengalamannya menyelenggarakan banyak event, PT Dyandra telah menghasilkan track record dalam skala nasional maupun internasional, salah satunya konser K-Pop. Namun, di balik kesuksesannya, PT Dyandra sempat mendapatkan komentar miring dari para penggemar K-Pop.

Pada tanggal 4-5 November 2022, boygroup K-Pop NCT 127 menggelar konser bertajuk “NCT 127 2nd Tour Neo City : Jakarta – The Link”  yang diselenggarakan di ICE BSD (Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai), Tangerang. Namun, sangat disayangkan pada hari pertama terjadi kericuhan yang menyebabkan barikade/pembatas berjatuhan. Kejadian tersebut tidak dapat ditangani dengan baik karena kurangnya petugas keamanan. Dengan penuh pertimbangan, akhirnya konser dihentikan oleh pihak kepolisian demi keselamatan bersama. Ada sekitar 30 penggemar pingsan dan beberapa  penggemar yang lain merasa kecewa akibat kejadian tersebut. Meskipun demikian, konser tetap berlanjut pada hari kedua dengan perjanjian antara pihak penyelenggara dan penggemar agar tidak menimbulkan kericuhan seperti hari sebelumnya.

Pada kesempatan berikutnya, PT Dyandra mulai memperbaiki pelayanannya dengan memperkuat sistem keamanan bagi para artis dan penggemar yang menjadi tanggung jawabnya. Mereka mengirim sekitar 1100 petugas keamanan untuk konser “NCT Dream : The Dream Show 2” pada tanggal 4-6 Maret 2023 yang diselenggarakan di lokasi yang sama. Konser berjalan lancar dan meriah, sehingga mendapat apresiasi dari para penggemar baik dalam maupun luar negeri.

Berbeda dengan PT Dyandra, iMe Indonesia justru mampu menyukseskan event yang bertajuk “EXO-SC Back to Back Fancon” pada 4 Februari 2023 di Beach City International Stadium, Jakarta. Acara tersebut juga mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Republik Korea. Pada acara selanjutnya , iMe Indonesia menggelar konser perdana Blackpink di Indonesia yang bertajuk “Born Pink” pada tanggal 11-12 Maret 2023, tepatnya di Stadium Glora Bung Karno, Jakarta. Walaupun konser berlangsung dengan baik, penonton masih dibuat kesal karena kurangnya fasilitas serta lambannya penanganan dari pihak penyelenggara. Jumlah kursi yang kurang membuat beberapa penggemar saling berebutan dan sisanya berdiri di sekitar barikade sehingga menimbulkan ketidaknyamanan terhadap penggemar yang lain.

Meski berhasil menyelenggarakan dua acara besar, baru-baru ini penggemar K-Pop dan J-Pop dibuat ragu dengan tindakan iMe Indonesia. Promotor tersebut berencana menangani dua event sekaligus di hari dan di lokasi yang sama, yaitu konser solo Idol K-Pop Suga BTS dan penyanyi asal Jepang BABYMETAL pada tanggal 26 Mei 2023 di ICE BSD, Tangerang. Karena banyak komentar yang tidak menyetujui keputusan tersebut, akhirnya pihak iMe Indonesia memutuskan untuk merombak jadwal konser BABYMETAL untuk menghindari bentrokan waktu menjadi satu hari lebih awal dari jadwal sebelumnya, yaitu  25 Mei 2023. Keputusan tersebut mendapat respon positif dari penggemar BABYMETAL.

Dengan demikian, sangat diharapkan kepada para promotor event agar lebih berhati-hati dalam menjalankan suatu project, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan yang berujung merugikan banyak pihak.