Di Jaman Era Globalisasi, saat ini pengguna Media Sosial sangat berkembang pesat. Tak hanya Generasi
Millenial namun juga para Generasi X sudah menggunakan Media Sosial. Semakin canggih dan berkembangnya teknologi membuat banyak Generasi yang salah dalam menggunakan Media Sosial. Terutama pada Generasi Z. Mereka beranggapan bahwasanya media Sosial hanya dipergunakan untuk hiburan semata atau sebagai alat komunikasi saja.
Namun, Semakin berkembangnya Jaman, Media Sosial bukan lagi hanya digunakan sebagai sumber informasi tetapi. Sebagai sumber interaksi dan relasi sosial kita. Pesatnya perkembangan Media Sosial sekarang ini di berbagai bidang tak lepas dari perannya dalam membuat, menyimpan, menyampaikan, hingga menyebarkan informasi.
Namun dalam hal ini kebanyakan para Generasi Milenial mengunakan Media Sosial hanya untuk hiburan semata. Sekarang ini sudah banyak fitur-fitur yang bisa kita gunakan dari Media Sosial untuk kita manfaatkan,
Terutama untuk melakukan bisnis. Media Sosial adalah saluran berbasis internet yang dibangun berdasarkan dasar-dasar teknologi.
Meski demikian, terlihat adanya dampak positif penggunaan media sosial dari perilaku generasi muda, salah satunya terkait kreativitas. Kreativitas Gen Z bahkan bisa menjadikan media sosial sebagai mesin uang. Sebuah survei yang digagas oleh Adobe dan Harris pada 2020 menemukan bahwa lebih dari setengah Gen Z (56%) menganggap diri mereka kreatif.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan 44% dari mereka yang berusia di atas 24 tahun. Media sosial menjadi outlet inspirasi di antara Gen Z, di mana 47% di antaranya mengatakan bahwa menggunakan media sosial membuat mereka lebih kreatif.
Penggunaan media sosial pada Gen Z tidak serta-merta hanya memberikan dampak negatif. Namun, di satu sisi dampak positif yang didapatkan salah satunya bisa mengembangkan kreativitas mereka.