Halo teman-teman mahasiswa!
Sekarang tak sedikit mahasiswa yang masih meributkan tentang penting atau tidaknya sebuah organisasi, terutama organisasi yang ada di dalam kampus. Banyak yang mengatakan bahwa organisasi itu penting bagi mahasiswa. Namun, tidak sedikit yang mengatakan bahwa organisasi itu tidak penting.
Nah, untuk teman-teman yang baru saja menyelesaikan sekolah dan akan melanjutkan ke tingkah perkuliahan, lalu masih bingung nih mau masuk ke dalam organisasi atau tidak selama kuliah nanti, semoga artikel ini bisa membantu ya!
Pada tanggal 01 April 2023, saya melakukan voting di akun instagram pribadi saya mengenai penting atau tidaknya organisasi dalam kampus. Hasil dari voting yang saya lakukan mendapat 58% untuk suara penting mengikuti organisasi dan 42% untuk suara tidak penting dalam mengikuti organisasi.
Beberapa diantara mereka juga menuliskan alasan dari pilihan mereka di kolom komentar. Berikut alasan mereka memilih penting atau tidak penting mengikuti organisasi dalam kampus.
“Menambah pengalaman dan memperluas relasi,” tulis @h.fbyntii_ dalam kolom komentar.
“Menurut aku mengikuti organisasi di dalam kampus itu penting. Alasannya selain kita bisa mendapatkan ilmu, pengalaman, wawasan, juga relasi teman yang luas, dengan berorganisasi kita juga dapat mengharumkan nama kampus kita. Misalnya, organisasi kita mengadakan suatu seminar nasional atau diskusi publik tentang perkembangan ekonomi dan politik di Indonesia, nah otomatis orang lain akan menilai bahwa mahasiswa di kampus kita ini adalah mahasiswa yang peduli dalam dunia ekonomi dan politik di Indonesia. Karena di jaman sekarang ini sangat jarang sekali kita jumpai mahasiswa yang mau ikut andil dalam memperhatikan atau membahas masalah ekonomi dan politik yang terjadi di negaranya,” tulis @_delgitayustiani_
“Tempat belajar hal baru dan bisa untuk upgrade skill. Pengalaman organisasi penting banget nanti pas cari kerja,” tulis @e.shn_
“Semua tergantung minat dan kebutuhan. Sebagian mahasiswa ada yang harus bekerja part time untuk membayar UKT kuliah, sehingga bekerja lebih penting dibandingkan mengikuti organisasi,” tulis @dvtasari_
Mengikuti organisasi memang memiliki banyak dampak positif, tak hanya memperluas relasi dan menambah wawasan, mengikuti organisasi juga memiliki dampak positif lainnya, seperti:
- Mendapatkan pengalaman baru
- Meningkatkan pola pikir yang lebih baik
- Meningkatkan kemampuan berkomunikasi
- Melatih kepemimpinan
- Melatih manajemen diri
- Mendapatkan informasi kegiatan nasional dan internasional
- Dll
Namun, jika tidak tertarik atau menganggap organisasi dalam kampus tidak penting, teman teman bisa mengikuti kegiatan luar kampus yang bisa menambah pengalaman, wawasan, mengasah skill, dan memperluas relasi. Berikut contoh kegiatan yang bisa teman-teman ikuti.
- Magang
- Freelaance
- Volunteer
- Pelatihan (offline/online)
- Mengikuti webinar
- Mengikuti seminar
- Dll
Penting atau tidaknya sebuah organisasi dalam atau luar kampus itu tergantung dari pribadi masing-masing. Sebelum mengikuti sebuah organisasi kita harus tau tujuan yang kita miliki dalam mengikuti organisasi tersebut. Setelah masuk ke dalam organisasi kita mau apa dan harus apa? Jika sekedar masuk dan menjadi anggotanya lalu tidak berkontribusi apa-apa di dalamnya, Apakah itu masih bisa dikatakan penting?
“Organisasi itu mengganggu waktu belajar mahasiswa/i.” Pernyataan ini sering dikemukakan oleh beberapa mahasiswa/i yang kontra terhadap pentingnya organisasi.
Organisasi dalam atau luar kampus tidak akan mengangu waktu belajar jika kita pandai dalam membagi waktu.
Jadi, organisasi dalam atau luar kampus itu sama-sama penting untuk mengasah skill, menambah pengalaman, wawasan, dan memperluas relasi. Tergantung bagaimana tujuan yang kita miliki. Organisasi tidak pula menganggu jika individu tersebut pandai dalam mengatur dan membagi waktu.
Nah, menurut teman-teman mahasiswa gimana nih? Organisasi itu penting atau tidak? Tulis di kolom komentar ya.