Beda status dapat menghasilkan perbedaan cara pandang seseorang karena pandangan seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk latar belakang sosial, pengalaman hidup, dan keyakinan pribadi. Status sosial seseorang, seperti pendidikan, pekerjaan, dan kekayaan, dapat mempengaruhi pandangan mereka tentang topik tertentu.

Contohnya saja pada pelayanan Kesehatan: Masyarakat dengan status sosial ekonomi yang lebih tinggi  memiliki akses yang lebih mudah ke layanan kesehatan yang berkualitas, sedangkan masyarakat dengan status sosial ekonomi yang lebih rendah harus menghadapi tantangan dalam mencari akses layanan kesehatan yang memadai dan berkualitas. Selain itu, layanan kesehatan yang lebih berkualitas juga lebih mahal dan sulit dijangkau oleh masyarakat yang kurang mampu.

Dan pada Pelayanan Publik, masyarakat dengan status sosial ekonomi yang lebih tinggi  lebih mudah mendapatkan pelayanan publik yang lebih cepat dan berkualitas, sedangkan masyarakat dengan status sosial ekonomi yang lebih rendah harus menunggu lebih lama dan menghadapi birokrasi yang lebih rumit dan sulit, tentu itu sangat mengganggu yang mana seharusnya semua di perlakukan sama dan adil.

Oleh karena itu, pemerintah dan lembaga publik harus berupaya untuk memastikan bahwa semua masyarakat memperoleh pelayanan yang sama dan berkualitas tanpa memandang status sosial, ekonomi, atau budaya.