Saat berbuka puasa, biasanya kebanyakan orang akan mengkonsumsi makanan yang manis manis. Dalam agama islan juga dianjurkan untuk berbuka dengan yang manis manis. Mulai dari es teh manis, kurma, es sirup, sop buah, hingga kolak pisang. Tetapi tetap ada batasan saat mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis manis.
Selama berpuasa tidak ada energy berupa gula atau glukosa yang masuk kedalam tubuh melalui makanan atau minuman. Padahal gula merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Apabila tubuh kekurangan sula atau glukosa, tubuh retan merasa ngantuk, lemas selama beraktivitas, sulit berkonsentrasi, dan lebih sensitife.
Kenapa Harus Makanan dan Minuman Manis?
Saat makan sahur, simpanan gula dalam tubuh akan terus menurun karena berbagai macam aktivitas yang kamu jalani. Kamu juga tidak mendapatkan asupan tambahan selama seharian penuh. Gula darah sendiri merupakan sumber energi utama dalam tubuh, yang menjadi penyebab lemas dan ngantuk saat kadarnya berada di bawah normal. Nah, untuk menggantikan energi yang hilang, kamu membutuhkan hidangan yang manis saat berbuka puasa.
Gula dari makanan atau minuman manis mampu meningkatkan kadar gula darah yang turun selama berpuasa. Namun, perhatikan kandungan gizi dan nutrisi yang kamu konsumsi dari makanan dan minuman manis tersebut. Karena sebagian hidangan manis berbuka puasa yang disajikan atau dijual bebas tidak memiliki nilai gizi yang cukup untuk menggantikan nutrisi dan vitamin yang juga hilang saat beraktivitas.
Jika salah mengkonsumsi makanan saat berbuka puasa, makanan yang kamu konsumsi justru akan menurunkan gula darah dengan sangat drastis setelah makan. Jika sudah begitu, alih-alih badan segar, kamu justru akan merasa lemas dan ngantuk setelah berbuka puasa.
Alasan lain pentingnya berbuka dengan yang manis
Saat sedang berpuasa, proses metabolisme tubuh akan melambat, karena nutrisi saat sahur telah banyak menghilang setelah seharian melakukan banyak aktivitas. Jika dihitung, berpuasa akan memakan waktu selama 13 jam. Sepanjang itu pula seseorang yang berpuasa tidak mengonsumsi apapun, sehingga tidak mendapat asupan nutrisi, dan energi yang dibutuhkan tubuh Bukan hanya itu saja, berikut alasan lain pentingnya berbuka dengan yang manis:
- Makanan Manis Cepat Diolah Tubuh
Makanan atau minuman manis merupakan sumber kalori yang mudah diolah tubuh. Hal tersebut alasan mengapa sebaiknya mengonsumsi sesuatu yang manis saat berbuka puasa. Dengan begitu, energi dan stamina tubuh kita yang sempat menghilang dapat kembali seketika. Bukan hanya itu saja, rasa manis juga dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh, sehingga proses metabolisme dapat kembali normal.
- Konsumsi Makanan Secukupnya
Jangan karena lapar lalu kamu menyantap seluruh makanan saat berbuka puasa, Sebaiknya kamu mengonsumsi makanan dan minuman dengan pemanis alami, seperti kurma, atau buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi. Selain air putih, buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi dapat membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang.
Meskipun dianjurkan, tapi jangan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan. Mengonsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan justru tidak baik, karena akan menyebabkan kegemukan. Pastikan juga makanan atau minuman manis yang dikonsumsi tidak mengandung pemanis buatan.