Indonesia dalam masa perkembangan ekonomi yang sangat pesat ini ditambah dengan adanya globalisasi yang membuat kita lebih mudah mengakses semua hal tentang dunia luar. Globalisasi banyak mempengaruhi seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Era globalisasi membawa dampak positif dan negatif bagi bangsa Indonesia. Dampak positifnya adalah terbuka lebarnya pasar internasional yang dapat meningkatkan devisa negara. Namun juga membawa dampak negatif yaitu mempengaruhi gaya hidup masyarakat Indonesia yang kebarat-baratan yang membuat terhapusnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri.

Kebanyakan masyarakat Indonesia lebih memilih menggunakan produk luar negeri ketimbang produk dalam negeri. Dikutip dari artikel “Mengapa Produk Luar lebih disukai daripada Produk Dalam Negeri?” oleh Miftah Abdillah Achmad dalam situs umm.ac.id, berikut beberapa alasan masyarakat lebih memilih produk luar negeri ketimbang produk dalam negeri:

  1. Kualitas Produk
    Produk luar negeri dianggap lebih berfokus pada kualitas, sedangkan produk dalam negeri lebih berfokus pada kuantitas.
  2. Kemasan Produk
    Para produsen dalam negeri menggunakan cara mengurangi tampilan manis pada kemasan guna mengurangi dana produksi agar harga dipasaran tidak terlampau mahal. Padahal sebenarnya para konsumen lebih memilih produk dengan kemasan menarik.
  3. Promosi Produk
    Promosi yang digunakan perusahaan luar negeri adalah promosi yang dapat dilihat oleh khalayak luas, misalnya: iklan televisi. Memang mahal, namun sesuai dengan jangkauan penonton. Berbeda dengan produk lokal yang hanya berupa poster atau mulut ke mulut.
  4. Lokasi Berjualan
    Kebanyakan produk luar negeri dikemas khusus untuk gerai-gerai tertentu. Hal itu dapat memberi kesan premium kepada konsumen. Sedangan para konsumen lebih menyukai produk-produk yang premium di gerai tertentu.

Demikian beberapa alasan masyarakat Indonesia lebih memilih produk luar negeri dibanding dalam negeri. Dengan ini dapat dipelajari bahwa dengan promosi dan inovasi-inovasi baru yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan dalam negeri, maka kita tidak akan kalah saing dengan pruduk kuar negeri